Wednesday, November 12, 2014

Makanan Enak , Belanja Murah , Foto-foto Selfie Semua bisa dilakukan di Hongkong


http://www.hasanahqaromah.com/hongkong-shenzhen-guangzhou-zuhai-macau/
Sudah barang tentu Hongkong itu surganya belanja barang-barang fashion. Wan Chai menjadi salah satu kawasan tujuan belanja produk fashion. Kawasan ini mirip Glodok di Jakarta Barat, tetapi sebagian besar lokasi belanja ini di gang-gang sempit. Di tiap gang mudah ditemukan butik-butik yang menawarkan produk fashion ternama dunia. Sebut saja Louis Vuitton, Prada, hingga Channel.

Jika tak mampu membeli salah satu barang dari merek terkenal itu, tak perlu frustrasi. Cukup ambil kamera dan berfoto di depan butik-butik itu. Kenapa tidak? Karena setiap butik memiliki desain yang menarik dan tentunya mewah, serta berbeda satu dengan yang lainnya.

Keunikan Hongkong juga dari sisi banyaknya pasar tradisional yang menyediakan pakaian, sepatu, dan pernak-pernik, dengan harga yang terjangkau. Setelah puas menyaksikan pertunjukan Symphony of Light di tepi pelabuhan Victoria, Kowloon, wisatawan bisa mengunjungi Ladies Market, pusat oleh-oleh dan aksesori yang dikenal karena harganya murah.

Ladies Market tepatnya terletak di Jalan Tung Choi, Mong Kok, masih di Kowloon Peninsula. Perjalanan ditempuh dalam waktu sekitar 25 menit menggunakan taksi atau bisa menumpangi transportasi massal berupa kereta listrik atau MTR dari pusat kota Hongkong. Wisatawan berhenti di Stasiun Mong Kok dan keluar melalui pintu E2. Selanjutnya, ayunkan langkah kaki mengikuti petunjuk yang ada menuju pasar tersebut.

Deretan lapak beratap terpal menjadi ciri khas Ladies Market. Di sini dijual aksesori dari mulai gantungan kunci, jam tangan, sepatu, tas, kaus, hingga barang elektronik. Semakin malam, semakin banyak wisatawan yang datang berbelanja. Setelah tawar-menawar, pembeli bisa membawa pulang barang incaran dengan harga setengah hingga sepertiga dari harga yang semula ditawarkan.

Kepiting bumbu

Soal makanan, jangan lewatkan menu khas spicy crab atau kepiting bumbu pedas. Makanan ini dijual di kedai-kedai di kawasan Kowloon, tepatnya di Temple Street. Lebih seru, santapan ini dinikmati bersama teman-teman. Jangan malu menggunakan tangan jika tak nyaman menggunakan sumpit. Karena kenikmatan menyantap kepiting adalah mencuil setiap daging yang terselip di balik cangkang.

Harga satu porsi spicy crab ini lumayan mahal, sekitar 600 dollar Hongkong atau Rp 900.000. Namun, satu porsinya bisa dinikmati lima orang. Karena itu, lebih baik menikmati makanan ini bersama teman- teman.

Di kawasan Temple Street, Kowloon, ini juga dapat ditemukan pasar yang menyediakan pernak-pernik yang cocok dijadikan oleh-oleh


10 Tempat Wisata di Jepang yang Wajib Dikunjungi

http://www.hasanahqaromah.com/tour-muslim-panorama-jepang-2015/


Dengan adanya pemberlakuan bebas visa kunjungan (15 hari) ke Jepang buat warga negara Indonesia yang memiliki e-paspor mulai bulan Desember 2014, berwisata ke Negeri Sakura tidak lagi menjadi impian semata. Merencanakan liburan ke Osaka, Kyoto atau Tokyo semudah pergi ke salah satu kota di negara tetangga saja! Mau tahu apa saja yang bisa dilakukan ketika liburan ke Jepang?

Ini beberapa saran dari Skyscanner buat yang baru pertama kali ke Jepang. Kalau bisa, mampirlah ke kota Kyoto untuk merasakan kentalnya kebudayaan tradisional mulai dari melihat (menemukan) Geisha di kawasan Gion sampai menyewa Yukata untuk mengunjungi kuil-kuil atau sekadar buat kenang-kenangan selfie dengan pakaian adat Jepang yang warna-warni itu.

Tempat Wisata di Osaka

1. Osaka Castle yang tidak jauh dari badara internasional Kansai, satu jam saja dengan kereta expressway, sudah dibuka dari jam 9 pagi.
2. Dotonburi, sebuah kawasan di Osaka yang ramai dengan toko-toko dan jajanan ala Jepang, termasuk bola-bola Takoyaki dalam berbagai variasinya.

Tempat Wisata di Kyoto

3. Fushimi-Inari Shrine atau yang dikenal dalam bahasa Inggris dengan endless gate walkway adalah sebuah kuil di sebelah selatan kota Kyoto dan merupakan yang terpenting. Buat yang sudah menonton film Memoirs of a Geisha pasti sangat familiar dengan bangunan gerbang-gerbang megah berwarna oranye ini.

4. Nishiki Market adalah pasar jajanan terkenal di Kyoto yang menyajikan aneka makanan terutama yang berbahan dasar seafood. Banyak sekali yang dapat dicicipi sembari jalan dari ujung selatan ke utara, dan semuanya dengan harga yang terjangkau dan rasa yang lezat.
5. Kiyomizudera adalah sebuah kuil Buddha di sebelah timur kota Kyoto. Kuil ini terkenal karena bangunan kayunya yang dibuat tanpa menggunaan paku sama sekali. Di kuil ini juga terdapat tiga aliran air yang dipercaya memiliki khasiat ampuh untuk panjang umur, sukses di sekolah dan yang paling penting keberuntungan dalam urusan cinta.

6. Gion, salah satu kawasan di Kyoto yang harus didatangi sore hari menjelang malam untuk melihat para Geisha asli  berdatangan ke restoran-restoran eksklusif dengan tamu-tamu eksklusif. Biasanya, lewat pukul 7 malam mereka berjalan dengan sangat cepat dan tidak ingin difoto namun banyak turis yang menjadi paparazi dadakan demi mengabadikan foto seorang Geisha.

Tempat Wisata di Tokyo

7. Tokyo Tower ikon kota Tokyo sangat menarik dan wajib dikunjungi layaknya menara Eiffel di Paris, yang tidak mungkin dilewatkan kecuali waktu Anda di kota modern ini sangat terbatas. Lebih cantik lagi untuk dilihat dari kejauhan di kala matahari terbenam.

8. Shibuya, perempatan yang luar biasa ramai siang maupun malam. Namun tempat ini paling menarik untuk dikunjungi di kala malam hari karena lampu-lampu pertokoan, bangunan dan billboard iklan yang menerangi setiap sudut kawasan perbelanjaan ini.

Segala jenis barang dan pakaian dapat ditemui di sini. Dari Shibuya, Anda dapat berjalan kaki menuju Harajuku, kawasan perbelanjaan dengan atmosfer yang berbeda karena orang-orangnya yang bergaya unik.
9. Asakusa, kawasan di mana terdapat Kuil Senso-ji. Kuil ini merupkan kuil Budha tertua di Jepang. Jalan menuju pintu masuk kuil, Nakamise-dori, dipenuhi dengan sederetan toko-toko kecil yang menjual berbagai suvenir khas Jepang mulai dari makanan hingga pakaian. Di sekitar kuil ini juga terdapat banyak pilihan tempat makan enak.

10. Tsukiji Fish Market adalah salah satu pasar ikan yang terkenal dengan aktivitas perdagangan ikan segar berkualitas tinggi sejak dini hari di mana ada pelelangan ikan, pemotongan ikan, dan segala aktivitas jual-beli. Di area luar pasar ikan terdapat tempat-tempat sushi yang menggunakan produk unggul.

Sunday, October 19, 2014

Trik Aman Melancong ke Singapura


http://www.hasanahqaromah.com/category/singapore-fun-3days-2night/


Singapura  memberlakukan aturan yang wajib diikuti wisatawan yang melancong. Ada tiga hal wajib yang harus diketahui agar tidak melanggar aturan yang dibuat.

Ada  tiga hal yang harus dipatuhi agar tidak terkena hukuman denda. Imigrasi jadi hal penting nomor satu yang harus diperhatikan traveller.

Petugas imigrasi Singapura memang tidak cerewet, mereka cekatan . Anda yang harus ingat saat melancong ke Singapura. Asal membawa dokumen penting seperti paspor dan kartu identitas, sudah pasti aman. Pada saat  petugas mengecek dokumen dibawa santai saja, jangan kelihatan gugup.

Hal kedua adalah larangan merokok. Singapura sebenarnya tidak melarang keras Anda merokok, asal tahu tempat. Anda tak boleh merokok di sembarang tempat.  Kalau mau merokok, carilah zona bebas merokok, terutama saat berada di tempat yang ramai.

Singapura sangat keras memberlakukan segala aturan yang dibuat. Jika wisatawan melanggar wajib membayar denda! Misalnya, wisatawan dilarang makan minum di transportasi umum, tidak menyeberang di zabra cross, dan masih banyak lagi.

Menikmati Keindahan Kota Marrakesh


http://www.hasanahqaromah.com/category/spanyol-portugal-maroko/


Ada banyak alasan mengapa Anda harus singgah ke Marrakesh. Salah satunya karena kota tersebut bebas dari kendaraan roda empat.

Kota yang berasal dari abad ke-9 ini berpenduduk 270.000 jiwa yang hidup di dalam dinding batu pasir perkasa. Selain itu, kota yang menjadi saksi sejarah kejayaan kerajaan Islam pada  abad ke-10 tersebut, juga memiliki 10.000 gang yang dipenuhi masjid dan madrasah.

Karenanya, jika pertama kali berkunjung ke Marrakesh memang Anda bisa saja tersesat, tetapi tidak butuh waktu lama untuk mengenali jalan-jalan utama. Setelah menjelajahi beberapa jalan utama, Anda akan menikmati kuliner, berbelanja sesuka hati, dan memanjakan mata dengan bangunan-bangunan cantik nan eksotik, misalnya Medersa Bou Inania yang dibangun sekira abad pertengahan.

Medersa Bou Inania merupakan maha karya arsitektur, karena setiap inci bangunan didekorasi dengan detail yang halus. Bangunan yang didirikan oleh Sultan Abou el Hassan pada tahun 1350 ini merupakan bagian dari University Kairaounie di kota Fes.

Tidak puas memanjakan mata dengan Medersa Bou Inania, di kota yang sama Anda bisa mengunjungi Museum Nejjarine. Museum ini begitu mempesona, karena detail bangunan terdiri dari ukiran kayu dan di dalamnya menyimpan peninggalan sejarah kerajinan kayu.

Sementara, jika Anda ingin menikmati bangunan reruntuhan Romawi bisa mengunjungi Palais Glaoui yang terletak di dekat kota Meknes, yakni di antara Fes dan Rabat. Anda akan menempuh perjalanan sekira 90 menit dari Fes menuju Palais Glaoui, sebelum menikmati keindahan kota Romawi di Maroko.

Sesuai namanya, Marrakesh yang berarti mutiara dari selatan memang kota yang sangat mengagumkan. Untuk bisa menikmati keindahan negara bagian utara Afrika ini dengan nyaman, Anda bisa berkunjung pada bulan November sampai Februari, karena suhu rata-ratanya 18-20 derajat celsius.




Sunday, October 12, 2014

Tradisi Minum Teh di Seluruh Dunia

http://www.hasanahqaromah.com/

Sebagai bagian dari kebudayaan dan status sosial, setiap negara memiliki tradisi minum teh  yang unik. Keterampilan menyajikan teh hingga cara meminumnya ini lestari hingga turun-temurun. Meski berbeda-beda tradisinya, ritual minum teh di berbagai negara ampuh sebagai alternatif membangun kehangatan keluarga. Seperti apa, ya?

Rusia: Teh untuk Musim Panas dan Musim Dingin
Ritual minum teh di Rusia ada sejak abad 17. Masyarakat biasanya menggunakan ketel samovar  untuk mendidihkan air di atas tungku dan arang. Di musim panas,samovar diletakkan pada meja di sebuah taman. Sedangkan di musim dingin, samovar diletakkan di dalam ruangan rumah.

Menunggu air dalam samovar mendidih, zavarka (poci teh khas Rusia) pun dipanaskan hingga beruap. Sambil mengelap uap yang menempel di zavarka, daun teh dimasukkan hingga hangat dan layu. Tak lupa zavarka ditutup rapat hingga aroma teh menguar harum. Setelah mendidih, air dituang perlahan ke dalam zavarka hingga daun teh tenggelam.

Kemudian air teh dituang ke dalam gelas-gelas perak dan ditetesi air lemon. Tak lupa satu sendok selai atau gula putih dimasukkan ke dalam mulut sebelum menyesap teh. Sajian kue-kue manis melengkapi ritual minum teh yang dinikmati bersama keluarga.

Belanda: Disajikan bersama Biskuit
Biasanya orang Belanda mimum teh sebelum makan siang antara pukul 10-11 dan setelah makan malam antara pukul 7-8. Bedanya, orang Belanda suka meminum teh dengan sajian sekeping biskuit yang diletakkan di pinggir alas cangkir. Teh yang disajikan biasanya tanpa campuran susu dan lebih encer dibandingkan teh khas Inggris.

Irak: Ajang Kumpul Keluarga
Ternyata setiap keluarga di Irak selalu menyempatkan diri berkumpul pada sore hari sambil menikmati teh. Mereka akan duduk melingkar dan mengobrol akrab di ruang tamu sambil menunggu teh disajikan.

Proses membuat tehnya diawali dengan daun teh yang dimasukkan ke dalam poci dan dituangi air mendidih hingga daun terlihat naik ke atas. Poci kemudian diletakkan di atas ketel agar tetap panas hingga daun teh tenggelam.

Indonesia: Ada Teh Disajikan dengan Telur
Di Indonesia teh pertama kali dikenal tahun 1686, ketika Dr. Andreas Cleyer yang berkebangsaan Belanda membawa tanaman ini ke Tanah Air. Uniknya, awalnya tanaman teh di Indonesia dikenal sebagai tanaman hias.

Lalu di abad 17 pemerintah Belanda mendatangkan teh dari Cina untuk ditanam di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Sejak itu, masyarakat Indonesia mulai terbiasa minum teh untuk perjamuan resmi hingga penghangat di tengah keluarga sehari-hari. Sambil minum teh ditemani camilan khas Indonesia, keluarga bisa saling berkomunikasi dengan lebih akrab.

Beberapa daerah di Indonesia mempunyai tradisi minum teh yang khas, seperti teh poci di Tegal, teh nasgitel  di Solo, teh telur di Padang, dan sebagainya. Bahkan di Solo dikenal profesi khusus penyeduh teh yang disebut Jayeng.

Masyarakat Eropa menyebut teh sebagai “tay ” atau “ yang berasal dari bahasa Canton. Lalu orang Inggris melafalkannya sebagai “tea ”, sementara bangsa Belanda menyebutnya “tee ”. Nah, konon dari situlah awal mula masyarakat Indonesia menyebut “teh”.


Jepang: Upacara Minum Teh Berlangsung 4 Jam
Masyarakat Jepang mulai mengenal teh matcha yang terbuat dari bubuk teh hijau pada abad 12. Namun, upacara minum teh dikenal sejak abad 16 dan dipelopori Sen No Rikyu. Biasanya tradisi upacara minum teh berlangsung empat jam dan masih dilakukan hingga kini oleh masyarakat Jepang.

Pertama, tamu datang dan diantar ke ruang tunggu. Lalu tuan rumah mengajak tamu berjalan ke taman. Setelah mencuci tangan di pancuran taman, tamu masuk ke ruang penyuguhan teh. Tuan rumah akan menyiapkan teh kental dan setelah selesai ia akan membunyikan gong yang menandakan tamu untuk memulai upacara minum teh di ruang penyuguhan teh.

Teh biasanya disiapkan khusus oleh orang yang mendalami seni upacara minum teh. Ruang untuk minum teh disebut chashitsu . Sebelum meminum teh, posisi motif cawan (mangkuk teh) tidak boleh berada di bawah mulut untuk menghormati karya lukis pada cawan. Biasanya teh disajikan dengan kue manis untuk menetralkan rasa pahit teh.

Upacara minum teh selain membangun keakraban keluarga juga mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup, tujuan hidup, cara berpikir, agama, apresiasi peralatan upacara minum teh dan cara meletakkan benda seni dalam ruangan upacara minum teh.

Tibet: Tiga Cangkir Harus Habis
Minuman khas Tibet yang terdiri dari butter  dan teh disebut Po Cha. Penyajiannya sangat unik. Daun teh dituang dalam wadah silinder, ditambahkan garam dan butter dari susu sapi khas Tibet. Campuran itu dimasak hingga berjam-jam dan mengental. Teh akan berwarna cokelat kemerahan dan di atasnya terdapat buih mentega tebal.

Saat bertamu, tuan rumah akan menghidangkan Po Cha. Dan tamu harus menghabiskan tiga cangkir Po Cha. Jika tidak, tuan rumah akan merasa terhina dan tamu dianggap sombong.

Tiongkok: Menghirup Aroma Teh
Di Tiongkok, penyajian minuman teh tidak disertai kue-kue. Masyarakat Tiongkok sangat mengutamakan rasa dan aroma teh. Prosesnya pun unik. Dua wadah digunakan dalam tradisi minum teh, yaitu gelas dan mangkuk. Gelas untuk menghirup aroma teh, mangkuk untuk meminum air teh.

Daun teh dimasukkan hingga menutupi lingkaran dasar poci yang terbuat dari tanah liat merah berpori rapat. Poci diletakkan di atas mangkuk besar, lalu dituangi air mendidih hingga luber dan tertampung ke mangkuk besar. Kemudian poci ditutup selama beberapa menit.

Setelah terendam sempurna dan aroma menguar, air teh dituang ke gelas lalu dipindahkan ke mangkuk. Seusai memindahkan air teh, tamu menghirup aroma teh dari gelas sebagai tanda penghormatan pada tuan rumah. Setelah itu tamu baru bisa meminum teh. http://www.hasanahqaromah.com/